Pertarungan di Europa League 2025/26 memasuki babak penting. Setelah tiga pekan penuh kejutan, hanya tiga tim yang masih belum kehilangan poin: Midtjylland, Braga, dan Lyon. Sementara beberapa klub besar seperti Roma, Rangers, dan Aston Villa berusaha bangkit setelah hasil kurang memuaskan di awal kompetisi.
Matchday keempat akan digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025, dengan dua gelombang kick-off — pukul 23.45 dan 02.00 WIB.
⚡ Laga Lebih Awal (23.45 WIB)
- Salzburg vs Go Ahead Eagles
- Basel vs FCSB
- Midtjylland vs Celtic
- Utrecht vs Porto
- Crvena Zvezda vs Lille
- Dinamo Zagreb vs Celta Vigo
- Malmö vs Panathinaikos
- Nice vs Freiburg
- Sturm Graz vs Nottingham Forest
🌙 Laga Malam (02.00 WIB)
- Aston Villa vs Maccabi Tel Aviv
- Bologna vs Brann
- Viktoria Plzeň vs Fenerbahçe
- Ferencváros vs Ludogorets
- PAOK vs Young Boys
- Rangers vs Roma
- Real Betis vs Lyon
- Braga vs Genk
- Stuttgart vs Feyenoord
🎯 Laga Pilihan Europa League 2025/26
🇦🇹 Sturm Graz vs Nottingham Forest
Debut pelatih baru Sean Dyche bersama Nottingham Forest langsung berbuah kemenangan 2–0 atas Porto. Gaya bermain pragmatis khas Dyche membuat tim Inggris itu kembali kompetitif di Eropa setelah 30 tahun. Sementara itu, Sturm Graz tampil berani meski kalah tipis dari Celtic di Glasgow.
Statistik utama: pertemuan terakhir kedua tim terjadi di perempat final UEFA Cup 1983/84, di mana Forest menyingkirkan Sturm dengan agregat 3–2.
🇪🇸 Real Betis vs Lyon
Lyon tampil sempurna sejauh ini dengan tiga kemenangan tanpa kebobolan, termasuk hasil 2–0 atas Basel di matchday sebelumnya. Sebaliknya, Betis masih berjuang menemukan kreativitas setelah hasil imbang tanpa gol melawan Genk. Pelatih Manuel Pellegrini menekankan pentingnya efisiensi serangan jika ingin menembus pertahanan rapat Lyon.
Statistik utama: kedua tim terakhir kali bertemu di fase grup Europa League 2013/14. Laga di Sevilla berakhir 0–0, dan Lyon menang 1–0 di kandang lewat gol Bafétimbi Gomis.
🇩🇰 Midtjylland vs Celtic
Midtjylland menjadi kejutan besar musim ini — tiga kemenangan, delapan gol, dan posisi puncak klasemen sementara. Bek Martin Erlić menyebut bahwa tim “harus tetap fokus dan menjaga momentum positif.”
Celtic baru saja mencatat kemenangan pertama atas Sturm, tapi kini datang dengan pelatih interim Martin O’Neill setelah kepergian Brendan Rodgers.
Statistik utama: kiper Celtic Kasper Schmeichel bermain tiga kali di kota Herning untuk timnas Denmark — semuanya clean sheet (2–0 vs Austria, 4–0 vs Faroe Islands, 8–0 vs Moldova).
🏴 Rangers vs Roma
Dua klub besar dengan sejarah panjang di Eropa bertemu di Ibrox Stadium. Baik Rangers maupun Roma sama-sama kalah dalam dua laga terakhir dan bertekad bangkit.
Pelatih baru Rangers, Danny Rohl, mengatakan timnya “harus belajar cepat dan kembali ke level permainan terbaik.” Roma di sisi lain menjadi salah satu tim dengan statistik pressing terbaik musim ini — 148 kali merebut bola dan penguasaan bola rata-rata 55,3% per laga.
Pertemuan ini bisa menjadi titik balik bagi salah satu raksasa yang sedang terpuruk.
🔍 Sorotan Lain
- Lille, Porto, dan Aston Villa bertekad memperbaiki performa setelah kekalahan mengejutkan di matchday ketiga.
- Braga, salah satu dari tiga tim dengan rekor sempurna, akan menjamu Genk di laga berat namun penuh peluang.
- Feyenoord melawat ke Stuttgart dengan semangat tinggi setelah menang 3–1 atas Panathinaikos.
- Viktoria Plzeň dan Fenerbahçe akan bentrok di Republik Ceko, keduanya datang dengan tren positif usai menang di laga sebelumnya.
Dengan posisi klasemen yang semakin ketat dan hanya empat matchday tersisa di fase liga, setiap poin kini sangat berarti.
Europa League 2025/26 terus menghadirkan drama, kejutan, dan peluang besar bagi tim-tim baru untuk bersinar di kancah Eropa.